Cerita perempuan

Senin, 23 Mei 2011

Cerita dalam sarapan


Kalau kata sarapan di potong-potong maka menjadi sarap-an (hehehe), intermezzo sebelum cerita. Hari ini sarapan keduaku di kota Tasikmalaya, kemarin sarapan sendirian, hari ini diminta nemenin suamiku sarapan berdua. Menyusuri jalan ke tempat sarapan pagi kami berbincang-bincang yang ga terlalu penting. Dari kejauhan kami melihat segerombolan ibu-ibu yang memakai seragam hijau. “PNS kayaknya ya?”, kata suamiku. “Iya kayaknya”, sahutku. Setelah masuk ruang makan akhirnya kami tau kalau mereka bukan PNS tapi ibu-ibu DW dan dipojokan juga ada para bapak yang sedang sarapan lengkap dengan seragam hijau muda dan pangkat yang berderet-deret. Like this....

Menu sarapan yang tersedia yaitu ada nasi putih, nasi goreng, lauknya ada tahu nasi putih, sosis goreng, ayam kecap. Di sisi lain tersedia omelet telur, bubur ayam, sup wortel kol dan campurannya, roti bakar dengan berbagai selai, kue-kue basah, potongan buah segar, susu, kopi, teh, jus jeruk. Hadooohh....lengkap amat sih, kayak makan di kondangan aja. Aku hanya mengambil nasgor 2 sendok dan sawi tahu saja, bagiku sudah cukup kenyang melihat semua makanan disitu. Suamiku juga mengambil nasgor plus sosis dan sup. Jadilah kita sarapan duduk berdua di sebelah ibu-ibu DW tadi. 

“tuh neng liat, si ibu itu ngambilin minum buat ibu bosnya”, kata suamiku. “Mana.....oooo iya iya”, sambutku sambil tingak tinguk ke sebelah. “ih, aku sih ogah banget ngambilin makan or minum orang khusus kayak gitu, walau pangkatnya lebih tinggi dari aku”, nyerocosku. “Iya sih, aku juga males....kecuali emang ngambilnya sekalian untuk sendiri atau emang banyakan”, kata suamiku. “Heran deh liat orang Indonesia, senangnya kok ya melayani orang atas aja ya bang?”. “udah kebiasaan sih”, sahut suamiku. Tapi yah mungkin saja semuanya udah minum/sarapan tadi, kecuali ibu bos. Makanya ada yang berbaik hati untuk mengambilkan minum untuknya.....who knows, ya ga?

“Tuh....liat dua orang yang lagi jalan itu diluar?”, kata suamiku. “mana...ooo itu, kenapa?”, kataku. “Yang depan bosnya, yang belakang kayaknya sopirnya. Kemarin aku lihat datangnya juga bareng tapi makannya pisah meja”, kata suamiku. “Please deh, biar sopir juga kan makannya pake mulut yang di depan, bukan dari bawah”, judesku. “Biasa aja kalee, sama-sama manusia juga, ya kan?”. “Gitu deh...”, kata suamiku. Kulihat si bapak lagi ngambil makanan, sopirnya juga lagi memilih menu. Si sopir menuju ke meja sebelahku yang menghadap ke arah TV juga, aku pura-pura tidak melihat mereka. Dan ternyata.....si bapak bos juga mengambil tempat di meja yang ada sopirnya. Hahahaha, apa dia tahu tadi kami gosipin ya?. “Bang, tuh duduk berdua”, kataku. “Oya....tau apa ya?”, tanya suamiku. “Ya nggak lah, ribut gini....itu namanya Low of Attraction, kekuatan alam bawah sadar....kayaknya ada aura jelek perasaan si bapak dalam hati  hehehehe”, kataku.”Ntah iya....”, kata suamiku sambil senyum simpul jari tengah :p. Ya....mungkin saja kemarin itu si sopir ingin duduk sendiri agar tidak terlalu sungkan untuk makan, mengeksplore makanan lainnya mungkin J, supaya bisa dapat PW (Posisi Wenakkk....). Karena kemarin banyak meja yang kosong, atau ingin agar bisa sambil mejeng :p, ntahlah. Akhirnya aku salut juga sama si bos, kan jarang banget yang mau makan bareng semeja ama sopirnya. Pelajaran dari suamiku : bahwa kesan pertama yang negatif ga selalu benar, apa yang orang lihat belum tentu merepresentasikan keadaan yang sesungguhnya. Aku juga jadi ingat cerita tentang Luqman Hakim (orang saleh yang namanya ada di surah Al-Qur’an), anaknya dan keledai kurus. Pada perjalanan mereka ke suatu tempat, awalnya anaknya yang naik keledai, Luqman menuntun keledai, anaknya malah dikatain anak kurang ajar oleh penduduk Desa A karena tega membiarkan ayahnya jalan. Waktu Luqman yang naik keledai, anaknya nuntun keledai malah dikatain bapak kurang ajar karena membiarkan anaknya jalan oleh penduduk Desa B. Akhirnya mereka naikin tuh keledai berdua, eh malah dikatain anak dan bapak ga ada otak karena naikin keledai kurus berdua oleh penduduk Desa C. Yaudah, akhirnya mereka ga naikin tuh keledai jadi dituntun saja.....eh malah dikatain bodoh ama penduduk Desa D, katanya punya keledai kok malah ga dinaikin. Trus keledainya dinaikin ke pundak aja gituuu??? Hehehe. Begitulah manusia.....pintar menilai, terutama yang jelek-jelek :p.

Kulanjutkan makan sambil melihat Trans7, kali ini berita tentang PRT yang dikurung dan disiksa majikannya. “Kemarin malahan ada yang kakinya dirante kayak ase”, kataku. Suamiku tetap makan sambil menyimak, ntah dia denger apa nggak....soalnya suka budeg kalo aku yang ngomong :p. Eh....ada suara ketawa ala ibu-ibu disebelahku, lumayan bervariasi lah nadanya....ada yg melengking tapi tetap anggun, ada yang standar lah suaranya. Tiba-tiba ada yang nyeletuk “Aduh......kenapa sih yang kayak gini ditayangin”, kata si ibu 1. Disambut dengan iya dan iya oleh ibu 2, 3....dst. dari gelagatnya sih ibu-ibu itu males ngeliat berita penderitaan gitu. Please deh bu, jaman reformasi begini berita begini kan memang biasa. Beda dengan jaman orde baru yang kelihatan nyaman, aman, damai, tapi derita batinnya luar biasa. Lagian berita begini juga memberi pembelajaran ke orang lain bahwa segala bentuk penyiksaan dan intimidasi kepada PRT merupakan bentuk pelanggaran HAM loh. Juga memberikan efek jera dan pembelajaran bagi pelaku dan kita semua, gitu loh bu.
Sambil aku sibuk mengoceh dalam hati, suamiku sudah pada tahap menu keduanya (susu+roti)....OMG gendutttt. Aku cukup kenyang dengan nasgor 2 sendokku (sok imut). “ga nambah, ngambil yang lain tuh”,kata suamiku. “Nggak, udah kenyang”, jawabku. “Alah, biasa banyak, jangan ntar balik lagi jadi bikin malu hahahaha”, suamiku mulai mencela. “Iiiissshhh, enak aja”, kataku.

Tidak berapa lama rombongan ibu-ibu dan bapak-bapak tadi selesai sarapan dan menuju keluar ruangan.
Sarapan kami pagi ini ditutup dengan berita pencuri kolor putih di TV. Yeahhh.....great moment breakfast together this morning. Hello World.....1,2,3. Love U

Tasikmalaya, 24 Mei 2011

Hello World

Nyobain nge-blog disini walau sebenarnya udah lamaaa sekali pengen bisa eksis....namun apa daya karena super sibuk ^0^